Nafas yang
terasa hambar, keringat yang seolah tak lagi mengalir, langkah yang sudah
terlihat patah, dan apalah. Mungkin jika semuanya di ungkapkan dalam kalimat –
kalimat yang sering orang bilang ‘lebay’ ini, tak akan ada habis dan ujungnya.
Sebuah
perjalanan memang terasa amat jauh, saat kita berharap untuk segera sampai
kepadanya, jalan luruspun terasa penuh kelokan saat kita merasa jalan itu salah
bagi kita. Namun, semua akan terasa indah saat kita mampu menikmati setiap
pergerakan menuju tempat tujuan kita, apapun resiko dan hambatannya “It’s okey”,
tak akan pernah jadi sebuah permasalahan.
Dalam
kehidupan, seyogiyanya semua manusia mengenal, memahami dan benar – mengamalkan
kata ‘perjuangan’ dalam setiap sesi hidupnya, sebuah kata yang pada
kenyataannya tak sulit untuk diucap, tak sukar untuk dicatat, dan tak lama
untuk dihafal ini, memiliki makna tersirat yang begitu mendalam, sehingga
banyak orang yang hanya mampu pada batas mengetahui saja, tidak sampai tingkat
pemahaman dan pengamalan, karena bukan sembarang orang yang mampu sampai titik
ini.
Ukuran
pemahaman atas kata singkat diatas, bukan terletak pada seberapa bagus tulisan,
seberapa tinggi rangking yang diraih, ataupun seberapa panjang dan lebar gelar –
gelar akademik yang mengapit di sudut kanan dan kiri namanya. Tapi pemahaman
ini dapat diraih dengan sebuah ketekunan, kesabaran dan ketulusan, seberapapun
rendah pendidikan yang dianyam seseorang, adapun jiwanya sudah mencakup dan
menguasai 3 sifat ini, kiranya pemahaman dan pengamalan ‘perjuangan’, tak akan
sulit untuk dilakukan.
Tidak
ada tawa ataupun canda berlebih, berkeliling kota setiap saat, mengisi semua waktu
luang dengan kegiatan – kegiatan yang dapat mempertajam intelektual, yang
mungkin salah satu yang paling diidam – idamkan adalah menikmati indahnya masa
muda. Semua terasa pergi saat kita berusaha memahami arti dari ‘Perdjoeangan’,
kita secara perlahan – lahan harus merelakan semua itu untuk tidak kita lakoni,
karena begitu banyaknya tugas ‘perjuangan’ yang bergantung di pundak kita.
Usia
muda dan kesenangannya terampas tak jadi masalah, asal dengan melakoni
pemahaman ini dapat menjamin masa depan kita, karena dari perjuangan kita
inilah, akan lahir puluhan anak bangsa yang siap memimpin dan merawat ibu
pertiwi dengan penuh cinta. Harus kita yakini.
Prihatinlah,
tirakatlah, dan bersujudlah, karena sebuah balasan indah menanti kita di ujung
juang. Insya Allah.
In
Tanshurulloha Yanshurukum Wayutsabit Aqdamaqum….
.jpg)
No comments:
Post a Comment